Larangan Truk Bertonase Besar Masuk Jalan Kota Pekanbaru Segera Diberlakukan

Truk-truk besar yang masuk ke jalanan Kota Pekanbaru membuat lalu-lintas jadi sering macet.



RIAUEXPRES.COM - Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru akan segera memberlakukan larangan bagi kendaraan tonase berat untuk melintas di jalan dalam Kota khususnya di Jalan Soebrantas. 


Hal ini menyusul banyaknya keluhan dari masyarakat yang mengatakan saat ini banyak mobil bertonase besar yang melintas di Jalan Soebrantas. Bahkan akhir-akhir ini kerap terjadi kecelakaan antara kendaraan roda dua dengan kendaraan besar di jalan tersebut.


Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru, Yuliarso mengatakan sesuai dengan SK Walikota No 649 tahun 2019 tentang Jalur Angkutan Kota Pekanbaru, bahwa memang kendaraan tonase berat tidak dibenarkan untuk masuk ke jalan dalam kota mulai pukul 05.00 Pagi sampai pukul 22.00 WIB.  


"Antara lain di Jalan Soebrantas, Jalan Tuanku Tambusai serta juga Jalan Soekarno Hatta," ujar Yuliarso, Jumat, 2 Desember 2022.


Ia mengatakan saat ini banyak kendaraan tonase berat sudah melanggar aturan walikota tersebut dan ini banyak dikeluhkan oleh masyarakat. Terutama masyarakat yang bermukim di Kecamatan Tuah Madani dan Bina Widya.


"Kita akan segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait pengamanan dan juga sanksi bagi kendaraan tonase berat yang melanggar kebijakan walikota tersebut," sebutnya.


Disamping itu, nantinya Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru juga akan menempatkan personel di 3 titik perbatasan jalan dalam kota yang kerap dilalui oleh kendaraan tonase berat. Seperti di depan Arhanud dibawah fly over pasar pagi Arengka dan di Tugu Songket.


Diberitakan sebelumnya akhir-akhir ini kasus kecelakaan di Jalan Soebrantas Pekanbaru kerap terjadi. Kebanyakan kecelakaan yang terjadi ini antara kendaraan roda dua dan mobil besar atau mobil barang. 


Terkait hal ini, masyarakat meminta agar Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk melarang kendaraan besar ataupun kendaraan barang untuk melintas ke Jalan Soebrantas. Jika memang tetap diperbolehkan, hendaknya diatur jamnya.


Selain menyebabkan kemacetan, banyaknya mobil besar yang masuk ke Jalan Soebrantas akan menyebabkan kecelakaan seperti yang terjadi akhir-akhir ini.***

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama