Viral, Tentara Rusia Tangkap Bom dari Drone Ukraina dengan Tangan Kosong

Rusia maupun Ukraina menggunakan drone untuk menyerang lawan. (Foto: NPR)


RIAUEXPRES.COM - Sebuah video viral beredar di media sosial tentang saat-saat seorang tentara Rusia menangkap granat yang dijatuhkan dari drone. Tentara Rusia itu dengan santai berkali-kali menangkap granat dan membuangnya sebelum meledak.


Sebuah pesawat tak berawak Ukraina konon menangkap rekaman seorang tentara Rusia yang terluka dan bersembunyi di parit. Kurator berita Visegrad24 memposting video tersebut pada 6 November. Namun, lokasi pasti dari insiden itu tidak diketahui. 


Video tersebut menunjukkan hujan granat dari pesawat tak berawak dan mendarat di atas tubuh seorang pria yang diduga tentara Rusia. Sebuah granat mengenai punggungnya pada serangan pertama tetapi tidak meledak. Dia mengambil granat dan membuangnya. 


Dia terlihat berjongkok di parit ketika granat kedua jatuh di dekat tangannya. Prajurit itu kembali membuangnya, dan meledak beberapa meter jauhnya. Granat ketiga mendarat beberapa meter jauhnya dan meledak, tetapi prajurit itu tidak terluka.


Video itu berdurasi hampir 40 detik. Video itu tidak menunjukkan apakah pesawat tak berawak itu melakukan lebih banyak serangan terhadap tentara Rusia atau apakah ia berhasil lolos dari serbuan pesawat tak berawak Ukraina. 


Menurut sejumlah klaim, insiden itu terjadi pada musim semi lalu dan tentara Rusia itu selamat. Banyak pengguna Twitter mengklaim rekaman kekerasan dan meresahkan itu menyoroti bahaya yang dihadapi personel Rusia di medan pertempuran.


Perang Rusia Ukraina telah memasuki bulan kedelapan. Rusia maupun Ukraina sama-sama menggunakan drone dalam senjata perang. 


Drone yang diterbangkan oleh personel militer dan warga sipil menangkap citra konflik yang mendalam, memungkinkan seluruh dunia menyaksikan pertempuran secara langsung.


Baru-baru ini, pasukan Ukraina menunjukkan potensi amunisi yang berkeliaran dalam konflik laut untuk pertama kalinya. Kyiv menyerang kapal perang Armada Laut Hitam Rusia menggunakan drone udara dan laut.


Rusia juga menargetkan kapal Ukraina dengan drone dalam skala besar. Pada 4 November 2022, outlet berita Rusia Ria Novosti memposting video yang menunjukkan tentara Rusia menggunakan amunisi berkeliaran Lancet untuk menyerang kapal patroli kelas Gyurza-M Ukraina.


Ukraina menuding Iran memasok drone ke Rusia. Pemerintah Iran telah mengakui memasok drone militer ke Rusia jauh sebelum perang meletus pada Februari lalu. 


Di sisi lain, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky karena menyembunyikan perannya dalam konflik dengan Rusia. Dia menegaskan bahwa Ukraina menembak jatuh setidaknya sepuluh drone Iran per hari.***

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Ad