Video Kebaya Merah Ternyata Pesanan, Pelaku Mengaku Dibayar Rp750 Ribu

Video porno 'kebaya merah' ternyata pesanan dari seseorang, dan pelaku mengaku dibayar Rp 750 ribu.


RIAUEXPRES.COM - Harga dua pemeran video porno kebaya merah, AH warga Malang dan ACS warga Surabaya terungkap. Kedua sepasang kekasih itu memproduksi video porno itu berdasarkan pesanan seseorang seharga Rp750 ribu per video.


Hal ini pun diungkapkan oleh Direktur Ditreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Farman, Selasa, 8 November 2022. Berdasarkan penyidikan, motif kedua pemeran video porno kebaya merah itu pun dapat diungkap.


"Mereka membuat video berdasarkan pesanan. Satu video dihargai Rp750 ribu," katanya.


Dia menambahkan, satu pemesan melalui akun Twitter sudah teridentifikasi oleh pihaknya. Meski demikian, pihaknya masih akan terus melakukan pengembangan kasus ini, mengingat sang pemesan hanya memesan video pesanannya melalui sebuah akun Twitter.


"Kita masih akan terus mengembangkan kasus ini. Sebuah akun Twitter yang melakukan pemesanan video akan terus kita dalami," tandasnya.


Dikonfirmasi apakah hanya satu akun yang melakukan pemesanan terhadap video itu, ia menjawab tidak. Sebab, selain sebuah akun Twitter, polisi juga mengidentifikasi ada sebuah akun Telegram yang juga digunakan untuk bertransaksi.


"AH ini juga mendapatkan DM (direct massage) melalui telegram. Akun tersebut juga tengah kita dalami," pungkasnya.


Diketahui, sebuah video porno berdurasi 16 menit 1 detik viral di media sosial. Dalam video terlihat, ada seorang perempuan berkebaya merah tampak berperan menawarkan sesuatu pada seorang pria yang sedang berada di dalam kamar mandi. Kedua pemeran itu, juga terlihat sudah memakai semacam topeng yang hanya menutupi sebatas kedua mata. Adegan selanjutnya, kedua pemeran pria dan wanita itu pun melakukan tindakan porno aksi.


Identitas kedua pemeran itu pun juga sudah terungkap. Pemeran wanita berinisial AH, merupakan warga Malang. Sedangkan pemeran pria berinisial ACS, merupakan warga Surabaya. Keduanya diketahui menggunakan kamar bernomor 1710 sebuah hotel di Jalan Gubeng Surabaya untuk membuat video porno.***

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Ad