Mantan Bupati Meranti Sayangkan Syamsuar 'Lembek' ke M Adil

Mantan Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir.


RIAUEXPRES.COM - Perseteruan antara Bupati Kepulauan Meranti, M Adil dengan Gubernur Riau, Syamsuar mendapat perhatian serius dari mantan Bupati Kepulauan Meranti, Irwan Nasir.


Menurutnya apa yang terjadi antara Syamsuar dan M Adil saat ini merupakan sebuah dagelan yang tak layak dipertontonkan. Irwan Nasir mengatakan, kasus ini sangat merugikan masyarakat Meranti.


"Ini memalukan. Saya melihat persoalan ini lebih kepada masalah pribadi antara M Adil dengan Syamsuar yang sama-sama punya kepentingan tahun 2024 nanti di Pilgub. Kasihan masyarakat Meranti yang jadi korban,"cetus Irwan Nasir, dilansir dari laman Cakaplah, Ahad, 13 November 2022.


Irwan yang dua periode menduduki kursi Bupati Meranti itu menyebut, M Adil telah bersikap arogan dengan menunjukkan ketidaksukaan secara terbuka kepada Syamsuar.


"Sikap dia (Adil, red) sangat tidak pantas, lebih semacam premanisme di pemerintahan. M Adil harus tahu, Syamsuar itu Gubernur sekaligus merupakan pimpinan tertinggi lembaga pemerintahan di Riau. Jangan manfaatkan jabatan untuk kepentingan pribadi, apalagi menyerang dengan cara seperti itu,"pungkasnya.


Di sisi lain, Irwan juga menyayangkan sikap Gubernur Riau Syamsuar yang lebih banyak diam saat terjadinya pelanggaran etika oleh Bupati Meranti tersebut. Menurutnya, apa yang terjadi antara Syamsuar dengan M Adil merupakan preseden buruk di pemerintahan Riau.


"Sekarang se Indonesia melihat perseteruan Gubernur Syamsuar dengan M Adil ini. Syamsuar terlihat takut menghadapi M Adil. Itu yang dilihat masyarakat hari ini. Harusnya Syamsuar sebagai Gubernur menggunakan kewenangannya untuk menindak Adil," ucap mantan Ketua DPW PAN Riau itu.


Ditambahkan Irwan, Gubernur sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah punya instrumen untuk menindak para Bupati yang dianggap "membangkang", termasuk M Adil.


"Harus ada sikap dari Syamsuar. Ini supaya tidak meluas ke daerah lainnya. Hari ini mungkin saja Adil yang berani melawan, Syamsuar, bisa jadi besok-besok Bupati lain juga begitu. Syamsuar itu punya instrumen untuk menindak,"tegasnya.


Inspektorat Jenderal (Irjen), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pun telah menurunkan tim ke Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau.


Tim turun menindaklanjuti perintah Mendagri Tito Karnavian untuk meminta klarifikasi kepada Bupati Kepulauan Meranti, Muhammad Adil yang absen saat acara rapat koordinasi gubernur, bupati/walikota, serta lurah dan camat bersama Mendagri.


Tidak hanya menyoroti perseteruan dengan Syamsuar, Irwan juga menyayangkan arogansi M Adil dalam kebijakan mutasi ASN di Meranti. Dimana kebijakan mutasi bisa dilakukan kapan saja tanpa melalui prosedur yang semestinya.


"Sudah banyak juga laporan ke KASN terkait ini. Tapi kejadian ini terus terjadi. Kita prihatin melihat apa yang terjadi di Meranti sekarang. Hari ini dilantik, besok bisa kena mutasi tanpa alasan dan prosedur yang jelas. KASN harus objektif," tukasnya.***

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Ad